Penanaman Pohon

Mencegah Abrasi dengan Pandan dan Asam

Kompas Cetak, 10 Juni 2011

Mencegah abrasi pantai biasanya dilakukan dengan menanam bakau. Akan tetapi, di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, masyarakat menanam pandan, waru, ketapang, angsana, dan asam. Keterlibatan warga dengan menyemai bibit sendiri patut diacungi jempol meski itu juga masih harus diuji hasilnya. 

Gelombang pasang yang setahun dua kali terjadi sejak tahun 1992 dan puncaknya pada tahun 2009, ketika gelombang menerjang sampai setinggi lutut orang dewasa, benar-benar membuat masyarakat pesisir di Lingkungan Puunaka dan Rate, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), amat menderita.

Selain itu, masyarakat Puunaka dan Rate yang mayoritas nelayan juga khawatir ancaman tsunami mengingat NTT merupakan daerah rawan gempa. Terlebih jika mengingat gempa bumi dahsyat tahun 1992.

Menjaga Kelestarian Lingkungan, Indosat menanam 43.000 pohon

Chip.co.id, 21 April 2011

Jakarta, CHIP.co.id – Indosat melanjutkan komitmen menjaga kelestarian lingkungan, sebagai bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan, sekaligus mendukung program Pemerintah yaitu Penanaman 1 Milyar Pohon. Pada tanggal 20 April 2011 yang lalu, Indosat telah berhasil menyelesaikan Program Penanaman 43.000 Pohon, di kantor Indosat Daan Mogot, Jakarta Barat.

Program Penanaman 43.000 Pohon merupakan bagian dari Program Penanaman 1 Milyar Pohon yang dicanangkan Pemerintah secara nasional.

“Kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama, Indosat berinisiatif untuk turut mengambil peran aktif dengan mendukung program Pemerintah melalui Program Penanaman 43.000 Pohon ini, yang tidak hanya menanam namun juga turut memelihara untuk memastikan pohon yang kita tanam benar-benar tumbuh dan nantinya memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar," demikian disampaikan President Director & CEO Indosat, Harry Sasongko.

Pohon Induk Gaharu Berkurang

Kompas Cetak, 21 April 2011

Pangkal Pinang, Kompas - Petani gaharu mengeluhkan pengurangan drastis pohon indukan di Kepulauan Bangka Belitung. Hal itu menyulitkan budidaya hasil hutan yang dapat dipanen tanpa merusak pohon tersebut.

Ketua Asosiasi Petani Gaharu Indonesia (Aspegindo) Kepulauan Bangka Belitung, Adi Saptono, mengatakan, pada akhir dekade 1990-an terdata sedikitnya 980 pohon indukan gaharu jenis Aquilaria malaccensis. Sekarang, tidak sampai 150 pohon indukan.

”Gaharu Bangka termasuk dihargai tinggi. Tetapi, potensi itu bisa hilang jika pohon indukan terus berkurang,” katanya di Pangkal Pinang, Rabu (20/4).

Toyota Eco Island, Satu Mobil Satu Pohon

Kompas Cetak, 20 April 2011

Toyota Eco Island seluas 1,5 hektar di kawasan Taman Impian Jaya Ancol diresmikan, Selasa (19/4). Keberadaan Toyota Eco Island yang antara lain ditanami berbagai jenis pohon habitat asli daerah pantai tersebut menandai perayaan 40 tahun Toyota di Indonesia. Hadir dalam acara tersebut Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Johnny Darmawan, Wakil Menteri Pendidikan Fasli Jalal, dan Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Budi Karya Sumadi..

Jakarta, Kompas - Toyota Astra Motor—berkenaan dengan peringatan 40 tahun keberadaannya di Indonesia—menegaskan semakin memperkuat program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility/CSR. Sejalan dengan itu, Toyota bekerja sama dengan PT Pembangunan Jaya Ancol, Selasa (19/4), mengembangkan kawasan seluas 1,5 hektar, yakni Toyota Eco Island.

Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan, saat peresmian Toyota Eco Island, menegaskan, program CSR berupa kawasan yang berisi berbagai jenis pohon habitat asli daerah pantai ini merupakan wujud tanggung jawab dan terima kasih Toyota kepada bangsa Indonesia.