Satwa Liar

Hi, Harimau Berkeliaran di Halaman Sekolah

Antara News, 15 Juni 2011

Dumai (ANTARA News) - Sekawanan harimau liar berkeliaran di halaman sebuah sekolah dasar di Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, setelah sebelumnya sempat "tidur-tiduran" di teras rumah warga.

Seorang warga Dumai, Fahmi, kepada ANTARA di Dumai Rabu mengatakan, berkeliarannya harimau Sumatra di pekarangan SD 015 tersebut pertamakali diketahui oleh penjaga sekolah.

"Harimau itu muncul pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB dan paling sering kembali muncul pada jam-jam malam," katanya.

Salah seorang Ketua Rukun Tetangga (RT 016) di Dusun Geniot, Muhammad Syarif, mengatakan bahwa sepekan lalu harimau memang sudah muncul di pekarangan sekolah tak berpagar itu, namun baru-baru ini lebih sering terlihat di lokasi yang sama.

"Kemunculan harimau di pekarangan sekolah masih pada jam-jam tertentu, namun tetap saja mencemaskan, takut-takut harimau itu muncul saat jam aktif belajar," katanya.

PENGHUNI BARU Jaguar dari Tierpark Berlin di Taman Safari

KOmpas Cetak, 14 Juni 2011

Jakarta, Kompas - Lembaga Konservasi Eks-Situ Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, menambah koleksi satwanya, yakni dua ekor jaguar. Satwa yang mirip macan tutul tersebut didatangkan dari Tierpark Berlin Zoo, Jerman.

Jaguar merupakan jenis kucing besar ketiga setelah harimau dan singa.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan Humas Taman Safari Indonesia (TSI), Senin (13/6), disebutkan, TSI mendapatkan kedua jaguar itu dari hasil pertukaran satwa dengan Tierpark Berlin Zoo yang mendapat macam tutul jawa dari TSI.

7 Ton Trenggiling Nyaris Diselundupkan

Kompas.Com, 26 Mei 2011

JAKARTA, KOMPAS.com — Bea dan Cukai Tanjung Priok berhasil menggagalkan penyelundupan satu kontainer berisi 7 ton daging dan sisik trenggiling ke Vietnam. Diperkirakan negara dirugikan sampai Rp 8 miliar akibat penyelundupan ini.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Tanjung Priok Rahmat Subagyo, Kamis (26/5/2011), mengatakan, kasus ini terungkap setelah pihaknya menemukan kejanggalan pada kontainer milik PT SJBM yang beralamat di Jakarta saat diperiksa dengan sinar-X pada Senin lalu.

Warga "Ngungsi" Hindari Amukan Gajah

Antara, 12 Mei

2011

Dumai

(ANTARA News) - Sejumlah warga di Desa Bangkosempurna, Kecamatan Bangkopusako, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, dikabarkan mengungsi kepemukiman yang jauh dari lahan hutan dan perkebunan palawija guna menghindari amukan gajah liar.

"Mau nggak mau mengungsi adalah jalan satu-satunya untuk menghindari amukan `datuk` (sebutan gajah liar) yang sering kelaparan terutama pada malam hari," kata seorang pemuka masyarakat di Desa Bangkosempurna, Rijah, Rabu.

Ia mengatakan ada sekitar sepuluh keluarga yang rumahnya berada sangat dekat dengan perkebunan dan hutan atau jauh dari pedesaan mengungsi ke rumah kerabat yang ada di komplek ramai pemukiman.

"Selain mengungsi, banyak warga juga memilih untuk tidak mengurus kebun kelapa sawit mereka yang sebenarnya sudah mulai siap panen," katanya.

Camat Bangkopusako, H Abdul Manan melalui komunikasi selularnya kepada ANTARA menerangkan, sudah mengetahui ada warga yang mengungsi.

"Yang dilakukan warga itu adalah pilihan yang baik sebelum timbul korban jiwa," tuturnya.

Satu Harimau Dikirim ke "Rescue Centre" Lampung

Antara News, 25 April 2011

Bengkulu (ANTARA News) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu akan mengirimkan seekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) betina bernama Tarisa (2,5 tahun) ke "Rescue Centre" Lampung, Selasa (26/4).

"Rescue Center Lampung itu dikelola Tambling Wildlife Nature Conservation dalam kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Paling cocok untuk berkembang biak bagi Tarisa," kata Kepala BKSDA Bengkulu, Amon Zamora, Senin.

Menurut dia, pihaknya sedang mempersiapkan segala administrasi jalan, cek kesehatan, dan kelengkapan lainnya bagi Tarisa agar setelah diberangkatkan dalam kondisi betul-betul sehat.

Rencananya, Tarisa akan diangkut dengan pesawat Cassa milik perusahaan swasta nasional setelah dilepas Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Ir Darori bersama Plt Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah di Bandara Fatmawati (26/4).

Penadah Komodo KBS Tertangkap di Jakarta

Surabaya Post Online, 20 April 2011

SURABAYA – Proses penyelidikan yang dilakukan Polda Jatim tertinggal dengan upaya pencarian yang dilakukan Polrestabes Surabaya. Meski belum juga menetapkan tersangka pencurian anakan komodo namun dari hasil penelusuran Polrestabes Surabaya ke Jakarta mendapati seorang yang diduga sebagai penadah komodo Kebun Binatang Surabaya (KBS).

“Jangan diekspos dulu, pakai saja inisial ESW. Sementara, dia kami duga sebagai penadah,” pinta Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Sudamiran dihubungi terkait perkembangan penyelidikan hilangnya anakan komodo, Selasa (19/4) petang.

Titik terang pencarian pelaku ini berawal dari anggota Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polrestabes Surabaya yang disebar di beberapa lokasi yang dicurigai. Sayangnya, Sudamiran enggan memberitahu tempat penangkapan penadah tersebut.