Penangulangan Resiko Bencana Berbasis Sekolah
Program Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Sekolah (PRBBS) merupakan program yang memfasilitasi anak dan sekolah agar memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dengan cara pengembangan kapasitas melalui pemahaman tentang kebencanaan, pelatihan pemetaan, evakuasi, P3K serta pertukaran informasi terkait tema yang diusung.
Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Januari – Juli 2009 di enam sekolah dasar di Bogor yang berlokasi di sekitar sungai Ciliwung yaitu SDN Katulampa 1, SDN Katulampa 2, SDN Katulampa 3, SDN Sempur Kaler, SDN Sempur Kidul dan SDN Kampung Rambutan.
PRBBS dikembangkan dengan pendekatan ‘berpusat pada anak’ dan ‘beradaptasi dengan perubahan iklim’. Terkait upaya mitigasi – adaptasi terhadap perubahan iklim global. Materi PRBBS juga diperkaya dengan materi pendidikan dan pelestarian lingkungan. PRBBS diselenggarakan oleh PILI Green Network bersama Yayasan Tanggul Bencana Indonesia dan didukung oleh Plan Indonesia.
Mengapa PRBBS penting ?
- Sekolah, terutama yang berlokasi di daerah – daerah rawan bencana yang memiliki tingkat kerentanan terhadap resiko bencana yang tinggi
- Sekolah bias menjadi pusat penyebaran informasi yang efektif kepada keluarga dan lingkunga n sekitar
- Sekolah bias menjadi tempat untuk mempromosikan dan melaksanakan upaya – upaya pembeljaran tentang bagaimana menngurangi dampak bencana
Metoda Pelaksanaan
Pelaksanaan PRBBS terbagi dalam tiga (3) tahap yaitu :
- Pengajaran materi PRBBS di dalam kelas dan sekitar sekolah (tahap 1);
- Pendalaman materi PRBBS melalui Forum Sekolah Bogor (tahap 2); dan
- Pertemuan antara sekolah di Bogor dan di Jakarta dalam konteks hulu hilir sungai Ciliwung (tahap 3).
- Tahap 1 Pengajaran di kelas
Tahap ini dilaksanakan di dalam dan di luar kelas, dengan materi teori dan praktik. Secara teknis pelaksanaan, PRBBS diintegrasikan dengan mata pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (kurikulum PLH Provinsi Jawa Barat) dengan tema khusus ‘bencana alam’ dan standar kompetensi ‘membiasakan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam’. Agar terintegrasi secara operasional dengan mata pelajaran lain, kegaitan pengajaran di dalam dan luar kelas ini juga dibuatkan Rencana Pembelajarannya (RP).
- Tahap 2 Forum Sekolah Bogor
Forum ini merupakan pertemuan antar tim siaga sekolah dan guru – guru di enam sekolah di Bogor
Yang berasal dari dua lokasi sekolah Sempur dan Katulampa. Kegiatan ini bertujuan untuk :
- Berbagi pengetahuan dan pengalaman atau Shared Learning (SL) diantara anggota tim siaga masing - masing sekolah tentang PRBBS.
- Melakukan koordinasi dan jejaring serta pembagian peran antara komunitas sekolah yang terlibat dalam kegiatan PRBBS;
- Membangun prosedur kesiapsiagaan dan system komunikasi untuk mengurangi resiko bencana di Bogor dan Jakarta
- Menghasilkan pernyataan tetrulis (petisi) oleh peserta sebagai suara dan pemikiran tentang pengelolaan kebencanaan.
- Tahap 3 Pertemuan sekolah Bogor – Jakarta
Konteks lokasi PRBBS adalah sungai Ciliwung dengan potensi bencana utama adalah banjir. Kegiatan ini dilaksanakan oleh anak – anak dari Bogor dan Jakarta sebagai gambaran area hulu dan hilir. Pertemuan anak hulu dan hilir diisi dengan kegiatan diskusi dan simulasi. Juga pada kegiatan ini dibentuk jaringan kemitraan antar anak dimana sekolah di Bogor berperan sebagai komunikator atau pemberi peringatan dini bencana banjir berdasarkan informasi yang diterima dari bendungan Katulampa kepada sekolah di Jakarta.
